Dari Sejuknya Perkebunan Teh Sirah Kencong ke Pantai Serit: Cerita Wisata Ibu-Ibu Rebana Roudhohtul Jannah di Blitar


Hari Sabtu pagi, 17 Januari 2026, menjadi hari yang tak terlupakan buat kami, ibu-ibu dari Grup Rebana Roudhohtul Jannah. Sekitar pukul 06.30 WIB, rombongan berangkat dari titik kumpul menggunakan  elf menuju destinasi wisata alam di Blitar yang sudah direncanakan beberapa Minggu sebelumnya.

Fyi, Roudhohtul Jannah adalah grup rebana di RT 15, tempat tinggalku. Grup Rebana ini beranggotakan 17 orang yang semuanya ibu-ibu. Kalau mau tahu tentang grup rebana kami bisa klik di sini ya.


Cerita perjalanan wisata hari itu diwarnai dengan canda tawa dan lagu-lagu yang mengalun di dalam elf. Tak lupa aneka cemilan menemani perjalanan kami.
Cuaca pagi yang agak mendung tak mengurang semangat serta keceriaan kami selama perjalanan.

Perkebunan Teh Sirah Kencong, Blitar

Rute pertama kami adalah Perkebunan Teh Sirah Kencong, yang berada di kaki Gunung Butak, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Blitar. Jalan menuju kebun teh ini terkenal cukup berkelok dan menanjak, namun tidak pernah membosankan karena sepanjang perjalanan mata kami disuguhi pemandangan alam hijau perbukitan dan hamparan sawah yang indah.

Awalnya, keluar dari Kota Kediri jalannya masih santai. Aspal cukup mulus, melewati perkampungan dan sawah, jadi perjalanan terasa nyaman. 
Ketika masuk Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi suasananya perlahan mulai berubah. Udara makin sejuk, pepohonan mulai rapat, dan jalanan mulai menanjak.

Nah, di sinilah bagian paling berkesan (atau menantang ya?). Jalan menuju Sirah Kencong terkenal berkelok-kelok dengan tanjakan yang lumayan panjang. Mobil harus ekstra sabar, apalagi kalau berpapasan dengan kendaraan lain. Tapi justru di situlah serunya. Setiap tikungan menyuguhkan pemandangan hijau yang bikin mata segar dan rasa capek langsung berkurang.

Semakin naik, hawa dingin mulai terasa. Kabut tipis kadang menyapa, apalagi kalau berangkat pagi. Jalannya memang menantang, tapi sebanding dengan pemandangan yang didapat. Begitu sampai di area perkebunan teh Sirah Kencong, semua perjuangan melewati tanjakan dan kelokan langsung terbayar lunas.


Hamparan kebun teh yang luas, udara segar, dan suasana tenang bikin perjalanan dari Kediri terasa benar-benar worth it. Cocok banget buat yang pengin rehat sejenak dari hiruk pikuk kota.

Sesampainya di lokasi, kami langsung merasakan udara yang sangat sejuk, jauh dari udara panas kota. Tidak heran kalau tempat ini jadi favorit wisata alam bareng keluarga, teman-teman atau dengan komunitas.


Di Perkebunan Teh Sirah Kencong, suasana benar-benar menenangkan. Hamparan teh hijau nan rapi tampak sepanjang mata memandang, membuat siapa pun betah berlama-lama di sini. 


Tiket masuk di Perkebunan Teh Sirah Kencong hanya Rp 10.000 per orang.
Parkir juga tersedia untuk motor atau mobil dengan biaya yang wajar.

Tempat ini punya fasilitas area parkir luas, toilet, warung makan, toko oleh-oleh, hingga cafe dengan pemandangan kebun teh yang segar. Ada juga spot foto Instagramable yang hits banget. Jadi buat yang suka foto-foto untuk feed Instagram atau bikin video TikTok ada banyak spot menarik di sini.


Kebun teh ini nggak cuma buat jalan-jalan santai. Tapi ada banyak hal yang bisa dilakukan;
✔️ Bersantai sambil ngopi atau minum teh di cafe/resto dengan nuansa alam. 
✔️ Jalan-jalan di kebun teh bareng teman dan keluarga. 
✔️ Explore spot-spot foto unik seperti tori gate atau gitar raksasa. 

Sewa Jeep Keliling Kebun Teh


Kalau mau pengalaman lebih fun, di perkebunan Teh Siran Kencong juga tersedia sewa Jeep untuk keliling kebun teh. Ini cocok banget kalau datang rombongan atau bareng keluarga. 
Tarif sewa Jeep umumnya berkisar antara Rp 300.000 – Rp 400.000 per putaran / tergantung durasi dan layanan yang dipilih (tarif bisa berubah tergantung penyedia lokal).
Keliling kebun teh pakai Jeep sangat seru karena bisa melihat sudut-sudut perkebunan yang jarang dilihat pengunjung biasa.

Pantai Serit, Blitar

Setelah puas menikmati kebun teh, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pantai Serit di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Blitar.
Pantai ini punya garis pantai yang panjang dengan pasir kecokelatan/kehitaman, ombak yang alami, dan pemandangan tebing karang di beberapa sisi pantai yang indah.


Perjalanan kami menuju pantai sempat tersendat karena hujan deras dan angin kencang. Elf yang kami tumpangi berhenti sebentar di tepi jalan sambil menunggu hujan reda. 


Wisata ke Pantai Serit, Blitar kali ini memang punya cerita sendiri. Cuaca sejak awal yang mendung dan gerimis membuat rencana piknik sambil menggelar tikar di pinggir pantai akhirnya batal, karena pasir basah dan angin bertiup cukup kencang.

Walau begitu acara tetap lanjut, kami memilih berteduh di tenda tepi pantai, membuka bekal yang sudah dibawa dari rumah, ditambah rujakan segar yang bikin suasana makin rame. Suara ombak berpadu dengan rintik hujan jadi teman makan yang menenangkan.


Yang bikin tambah seru, meskipun hujan gerimis, momen foto-foto bareng tetap jalan.
Dengan latar laut, langit abu-abu serta gerimis kami tetap happy mengabadikan kebersamaan. 

Kebersamaan ibu-ibu rebana Roudhohtul Jannah benar-benar terasa hangat. Canda, tawa, dan kekompakan membuat suasana tetap ceria meski cuaca kurang bersahabat. Hujan bukan penghalang, justru jadi bumbu cerita yang bikin wisata ke Pantai Serit ini makin berkesan dan tak terlupakan.


Pantai Serit menerapkan tiket masuk sekitar Rp 10.000 per orang.
Walau termasuk wisata baru, fasilitas di sini cukup lengkap: 
✔️ Area parkir yang luas. 
✔️ Kamar mandi & toilet umum. 
✔️ Mushola kecil. 
✔️ Banyak warung makan lokal di sepanjang pantai, jadi kamu bisa menikmati seafood, minuman segar, atau jajanan sambil menikmati angin laut. 

Pantai ini juga dikenal tenang dan cocok buat jalan-jalan santai atau foto bareng keluarga/teman. Biasanya orang datang sore sampai malam untuk menikmati sunset yang indah dan suasana laut yang menenangkan. 

Liburan bareng ibu-ibu grup rebana Roudhohtul Jannah ke Blitar ini benar-benar berkesan. Dari udara pegunungan sejuk di Perkebunan Teh Sirah Kencong, sampai angin laut segar di Pantai Serit, semuanya memberikan pengalaman yang unik dan penuh kebersamaan.

Kalau teman-teman juga ingin liburan alam yang hemat tapi tetap seru, dua tempat ini wajib masuk daftar jalan-jalan.


• Ucapan terima kasih untuk ibu-ibu Grup Rebana Roudhohtul Jannah, selalu sehat , bahagia dan tetap semangat 🤍


0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.