Pernah bertemu dengan orang yang toxic? Mungkin di lingkungan kerja, pertemanan, atau bahkan keluarga ada orang yang negatif vibes. Kalau ketemu bisa bikin kita jadi kesel, gak nyaman atau bahkan jadi emosi.
Menghadapi orang toxic tidaklah mudah. Tak hanya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, tapi juga bisa menguras energi kita.
Orang toxic vibes-nya juga bisa menular. Kita yang awalnya biasa aja atau bahkan lagi happy eh begitu berinteraksi sama orang toxic ini jadi bete banget, capek atau sampai pengen marah-marah terus.
Orang-orang toxic biasanya mempunyai ciri-ciri antara lain; sikapnya manipulatif, penuh dengan drama, sering menyalahkan orang lain, merendahkan orang lain, sering ngomongin orang, pokoknya negatif vibes banget, deh.
Menurut Amin, Wajdi, dan Syukri dalam Perilaku Komunikasi Toxic Friendship (Studi terhadap Mahasiswa Fisip Universitas Muhammadiyah Makassar) menjelaskan bahwa perilaku toxic umumnya cenderung merugikan orang-orang di sekitarnya.
Sedangkan di dalam Islam, menjauhi orang yang toxic (berperilaku negatif dan merugikan) sangat dianjurkan. Karena Islam menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan pertemanan yang positif untuk pertumbuhan spiritual dan moral.
Jadi kalau di lingkar pertemanan atau lingkunganmu ada yang toxic, segera ambil langkah untuk menjauh. Karena berada di lingkungan toxic tak hanya bisa bikin tak nyaman saja, namun bisa membuat stress dan menimbulkan konflik.
Lalu bagaimana cara yang bijak untuk menghadapi orang-orang tersebut?
Berikut ini beberapa cara menghadapi orang toxic:
1. Memprioritaskan Kenyamanan Diri Sendiri
Salah satu cara menjauhi orang toxic adalah memprioritaskan kenyamanan diri kita sendiri. Kita perlu meningkatkan kesadaran bahwa ketenangan diri sendiri adalah hal yang sangat penting.
Seperti yang disampaikan oleh Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, cara menghadapi toxic people adalah menyadari bahwa kenyamanan dan ketenangan diri kita adalah nomor satu.
2. Berlatih Berkata Tidak
Cara menjauhi orang toxic berikutnya adalah dengan berlatih untuk berkata tidak. Karena orang toxic terbiasa memprovokasi dan bertindak manipulatif. Dirinya juga tak segan untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu. Jadi jika kita merasa tidak nyaman dan ingin lebih tenang, sebaiknya berlatih untuk berkata "tidak"!
3. Menetapkan Batasan Diri
Cara menjauhi orang toxic lainnya adalah menetapkan batasan diri untuk berinteraksi dengan orang toxic. Hal ini berfungsi untuk mengurangi dampak sikap toxic yang dilakukan oleh orang lain.
Batasi interaksi Batasi keberadaan kita di sekitar orang toxic. Hndari keterlibatan dalam drama yang diciptakan orang tersebut.
Buatlah batasan yang jelas dan tegas, Tetaplah konsisten dalam menegakkan batasan.
4. Meyakinkan pada Diri Sendiri Jika itu Bukan Salah Diri Kita
Cara menjauhi orang toxic selanjutnya adalah meyakinkan kepada diri sendiri bahwa suatu masalah yang terjadi bukan salah kita.
Karena orang toxic suka memutarbalikkan fakta dan menuduh orang lain terkait kesalahan yang sebetulnya tidak kita lakukan.
Untuk mengatasi hal tersebut, yakinkan pada diri sendiri bahwa tindakan yang mereka lakukan tidak berhubungan dengan kita.
5. Mencari Lingkungan yang Sehat
Cara menjauhi orang toxic yang terakhir adalah dengan mencari lingkungan yang baik dan membangun hubungan sehat bersama orang lain. Cara ini berfungsi untuk menghindari pengaruh negatif dari orang-orang toxic.
Di sisi lain, kita juga perlu mengurangi interaksi dan memberikan jarak dengan orang toxic. Dengan begitu kita dapat terhindar dari pengaruh buruknya.
Dengan menjauhi orang-orang toxic hidup menjadi lebih tenang dan kesehatan mental terjaga.
Jangan pernah menganggap menjauhi seseorang yang toxic sebagai hal jahat. Justru hal ini merupakan ekspresi rasa sayang terhadap diri kita sendiri.
Sadari bahwa kita tidak bisa mengubah seseorang, apalagi jika orang itu sendiri tidak merasa ada yang perlu diubah dari dirinya.
Sayangi diri kita sendiri dengan keluar dari lingkaran orang toxic.
Sumber: Halodoc, IDNTimes, Kompasiana, Kumparan









