Teman-teman nonton acara Hitam Putih di Trans 7 kemarin malam? Bintang tamu malam itu Sacha Stevenson dan Tyson. Aku tahu tentang Sacha di sebuah acara komedi bareng Komeng beberapa tahun yang lalu. Sacha memang sering menghiasi layar kaca, mulai dari WARA WIRI
bersama Komeng dan Adul, BELAJAR INDONESIA program traveling di trans
tv, OPERA VAN JAVA, dan banyak acara televisi lainnya.
Sacha yang cantik, lucu, kreatif & asli Canada ini ternyata sangat
peduli tentang Indonesia. Apalagi setelah melihat beberapa video Sacha
di youtube yang kocak tapi menyelipkan kritik dan pesan moral di setiap
videonya. Aku semakin kagum dengan Sacha yang pernah bersepatu roda dari
Merak ke Bali ini. Yupp Sacha dan tim kecil melakukan perjalanan ke
Bali. Dikarenakan budget dan kendaraan yang kecil maka tim hanya terdiri
dari 3
orang, Sacha dan 2 orang kru, yang harus bisa melakukan berbagai hal,
dan
juga "Greeny" suzuki katana 92 yang selalu setia menemani perjalanan
ini.
Misi perjalanan ini awalnya adalah go green, bahwa dengan sepatu
roda pun bisa sampai Bali, dan melakukan penghijauan dengan menanan
pohon secara simbolik di setiap kota besar. Diharapkan hal ini bisa
menginspirasi orang lain.
Sacha sibuk dengan sepatu rodanya, seorang kru
mengemudikan mobil yang berisi semua perlengkapan di belakangnya,
bertugas menjaga dari kendaraan yang melaju dari arah belakang, dan
seorang kru mendokumentasikan perjalanan dengan berbekal sebuah kamera
foto CANON 550D.
Bukan cuma menanam pohon tapi pejalanan ini juga menyisakan sejuta
pengalaman indah "GREAT AMAZING ADVENTURE". setiap hari dengan menempuh
jarak 60km atau rata rata 10km/jam,memakan waktu lebih dari satu bulan
untuk tiba di finish line. Setiap hari berada di kota dan tempat yang
berbeda, menginap dimanapun tempat yang bisa disinggahi, makan dimanapun
tempat yang di lewati, melewati tempat tempat indah di pulau jawa,
bertemu dengan orang orang yang memiliki kultur dan karater berbeda
setiap hari.
Perjalanan dimulai dari merak, tanggal 3 mei tepatnya, sampai di Jakarta
dan harus beristirahat karena "greeny" harus masuk tempat perawatan
dan pergantian kru. Start dengan seorang kru pengganti, melewati jalur
selatan Jawa memakan waktu 2 minggu sampai dengan Yogya, di Solo seorang
kru di tukar karena diperlukan 2 orang yang bisa mengemudi. Memasuki Jawa Timur dengan suasana dan kultur yang berbeda dan alamnya yang indah tetapi pernah ditolak di sebuah hotel di Ngawi karena pemilik hotel yang fanatik. Sacha juga mampir ke gunung berapi terindah di dunia Bromo, indahnya bintang di
hutan Jawa Timur semua di abadikan dalam kamera.
Setelah perjalanan ini selesai bukan berati berhenti sampai di sini,
next adalah perjalanan Sabang-Merauke yang di perkirakan menghabiskan
waktu 6 bulan. Dengan misi mencerdaskan anak anak dengan buku.
Membagikan buku di setiap sekolah yang di temuai, buku anak anak
bergambar yang menceritakan tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kereenn yaa..
Buat teman-teman yang belum pernah lihat video Sacha Stevenson aku share beberapa videonya disini.
Menurutku video Sacha tidak bermaksud menghina atau merendahkan orang Indonesia. Namun, melihat video karya Sacha Stevenson berikut ini, taman-teman akan tahu betapa "Indonesia"-nya kita selama ini. Dalam
videonya, Sacha mempraktekkan beberapa hal yang biasa dilakukan orang
Indonesia dan sering ditemui di kehidupan sehari-hari. Setiap video
punya beberapa hal yang diangkat, dan ada pula peringatan yang perlu kita garis bawahi bahwa:
- Tidak semua orang Indonesia melakukan hal ini
- Tidak semua orang Indonesia yang melihat akan tertawa dan suka melihat video ini. Mungkin sebagian akan merasa tersinggung.
Kenapa aku menulis tentang Sacha di postinganku, karena menuruku Sacha bisa menginspirasi kita untuk lebih cinta, peduli, "merawat" dan berubah menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia.
Karena ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk Indonesia sebagai bentuk cinta kita terhadap Indonesia.
*sumber: youtube, lintascerita.com & Vemale.com