Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jalan-jalan

Dari Sejuknya Perkebunan Teh Sirah Kencong ke Pantai Serit: Cerita Wisata Ibu-Ibu Rebana Roudhohtul Jannah di Blitar

Hari Sabtu pagi, 17 Januari 2026, menjadi hari yang tak terlupakan buat kami, ibu-ibu dari Grup Rebana Roudhohtul Jannah. Sekitar pukul 06.30 WIB, rombongan berangkat dari titik kumpul menggunakan  elf menuju destinasi wisata alam di Blitar yang sudah direncanakan beberapa Minggu sebelumnya. Fyi, Roudhohtul Jannah adalah grup rebana di RT 15, tempat tinggalku. Grup Rebana ini beranggotakan 17 orang yang semuanya ibu-ibu dari RT 15. ------------------------------ Baca juga: Kompak dan Penuh Semangat, Grup Rebana Roudhohtul Jannah Juara 1 Lomba Hadroh Kelurahan Bandar Lor Kediri ------------------------------ Cerita perjalanan wisata hari itu diwarnai dengan canda tawa dan lagu-lagu yang mengalun di dalam elf. Tak lupa aneka cemilan menemani perjalanan kami. Cuaca pagi yang agak mendung tak mengurangi semangat serta keceriaan kami selama perjalanan. PERKEBUNAN TEH SIRAH KENCONG Rute pertama kami adalah Perkebunan Teh Sirah Kencong  yang terletak di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wl...

Ziarah Wali Bersama Teman-Teman SMA, Merawat Tradisi yang Sarat Makna dan Keberkahan

Ziarah wali merupakan salah satu tradisi keagamaan yang mengakar kuat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan keislaman di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Ziarah ini, yang secara harfiah berarti kunjungan, adalah perjalanan spiritual untuk mengunjungi makam para ulama, aulia (wali Allah), atau tokoh-tokoh penyebar agama Islam yang dikenal memiliki kesalehan tinggi, seperti Wali Songo di Pulau Jawa. ​ Bisa dikatakan juga ziarah wali adalah "ritual healing spiritual" terbaik. Kita pulang membawa ketenangan hati, ilmu, dan semangat baru untuk meneladani kesalehan para pendahulu kita. ------------------------------ Baca juga:  Lebaran di Tengah Pandemi ------------------------------ Pada hari Sabtu, 24 Oktober 2025 aku berkesempatan mengikuti ziarah wali bersama teman-teman SMA. Kami berangkat satu rombongan menggunakan elf dengan total peserta 19 orang. B erangkat dari kota Kediri, berziarah ke beberapa makam para wali dan ulama di beber...

Bukit Teletubbies dan Pasir Berbisik di Gunung Bromo Sudah Berganti Nama

Setelah acara halal bihalal keluarga besar dari pak suami di Banyuwangi, kami melanjutkan jalan-jalan ke Gunung Bromo. Ini untuk pertama kalinya aku ke Bromo dan tanpa persiapan. Gak bawa jaket tebal juga. Sempat dipinjemin jaket sama adik ipar, tapi jaketnya ketinggalan di mobil waktu kami sudah berangkat naik Jeep naik ke Bromo. Yaah begitulah aku kedinginan di Bromo hehehe.. Antaranews Yang ada di benakku waktu ke Bromo adalah Pasir Berbisik dan Bukit Teletubbies. Pasti teman-teman sudah tahu dong kalau 2 nama tempat ini sangat identik dengan Bromo. Tapi tahu gak sih, kala ternyata nama-nama tersebut sudah berubah?  ------------------------------ Baca juga: Pesona Pulau Tabuhan Banyuwangi ------------------------------ Sopir Jeep menginformasikan pada kami kalau sekarang namanya bukan bukit Teletubbies lagi, tapi berubah jadi Bukit Watangan. Dan tak hanya bukit Teletubbies saja yang berubah nama, namun ada beberapa tempat lagi yang berubah namanya. Berikut nama-nama spot wisata ...

Pesona Pulau Tabuhan, Banyuwangi

Beberapa waktu lalu aku posting foto liburan ke Pulau Tabuhan, Banyuwangi di story. Ada teman yang menanyakan di mana sih ini, bagus banget! Jadi sekalian aku bikin review-nya ya. Setelah acara Halal Bihalal Keluarga Besar Eyang R. Soebandi di Banyuwangi, adik ipar mengajak jalan-jalan ke Pulau Tabuhan yang jaraknya tak terlalu jauh dari tempat acara. Perjalanan kurang lebih sekitar 30 menit. Credit: Kompas Fyi, Pulau Tabuhan terletak di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Pulau Tabuhan adalah pulau kecil di perairan Selat Bali dan merupakan pulau tidak berpenghuni serta memiliki pemandangan pantai yang sangat indah. Pantai di Pulau Tabuhan memiliki pasir putih yang lembut lengkap dengan pohon hijau di sekitarnya.  Secara harfiah, nama pulau ini berasal dari Bahasa Suku Using yaitu “Tabuhan” yang berarti musik.  Penggunaan kata tersebut digunakan karena pada jaman dahulu dipercayai pulau ini mengeluarkan bunyi-bunyian akibat tiupan angin yang cukup kenc...