Langsung ke konten utama

Pentingnya PCR Test untuk Mendiagnosis Covid-19

tes pcr covid 19

Sampai dengan hari ini pertambahan kasus positif Covid-19 masih sangat tinggi di Indonesia. Anak-anak masih belum bisa masuk sekolah dan banyak orang kehilangan pekerjaan. Sedih banget dan aku rindu suasana normal sebelum pandemi.

Berdasarkan data hingga hari ini Sabtu pukul 12.00 WIB, diketahui ada penambahan 3.806 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan tersebut menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 214.746 orang, terhitung sejak kasus pertama pada 2 Maret 2020.
Informasi ini bisa diakses melalui situs Covid19.go.id yang diupdate setiap sore. 

Dengan situasi pandemi seperti ini sangat disayangkan masih banyak masyarakat yang enggan mematuhi protokol kesehatan. Padahal hal ini mudah dilakukan dan efektif untuk mencegah penularan virus Corona. 

Hal yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19:
1. Cuci tangan secara rutin. Gunakan air dan sabun, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol
2. Selalu jaga jarak aman terutama dengan orang yang batuk atau bersin.
3. Kenakan masker saat keluar rumah.
4. Jangan sentuh mata, hidung atau mulut.
5. Saat batuk atau bersin, jangan lupa menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atau tissue.
6. Jika merasa tidak enak badan jangan keluar rumah.
7. Bila demam, batuk atau kesulitan bernapas segera cari bantuan medis.

Sejak pandemi beberapa bulan lalu aku gak bisa ketemu saudara-saudaraku diluar kota, karena memang situasi gak memungkinkan. Kangen banget ketemu kakak-kakak dan keponakan-keponakan yang biasanya tiap lebaran bisa berpelukan tapi sekarang gak bisa. Mungkin teman-teman ada yang merasakan juga seperti yang kurasakan ya. Sedih sekali gak bisa bertemu saudara saat Hari Raya.
Rencananya bulan Desember nanti pengen bertemu mereka. Aku cari informasi apakah bisa saat adptasi New Normal bepergian keluar kota?
Ternyata memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kalau mau bepergian keluar kota.

covid 19
Sumber: Kompas

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020. Surat ini mengatur kriteria dan syarat perjalanan orang di masa adaptasi new normal.
Surat edaran tersebut disusun dengan maksud sebagai panduan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal menuju kehidupan produktif dan aman Covid-19. Baik itu melalui transportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara harus memenuhi persyaratan.

Salah satu syaratnya adalah dapat menunjukkan surat keterangan PCR Test dengan hasil negatif. Hal ini diperlukan guna mencegah penyebaran Covid-19.
PCR adalah singkatan dari Polymerase Chain Reaction.
Prosedur pemeriksaan PCR test ini diawali dengan pengambilan sampel dahak, lendir atau cairan dari nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan, atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi virus corona.
Pengambilan sampel dahak ini dilakukan dengan metode swab, yang prosedurnya memakan waktu sekitar 15 detik dan tidak menimbulkan rasa sakit. Selanjutnya sampel dahak akan diteliti di laboratorium.

halodoc

Untuk mencari tempat PCR Test teman-teman juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Sudah tahu kan tentang Halodoc? Halodoc merupakan solusi kesehatan terlengkap di Indonesia. Kita bisa konsultasi dokter, membuat janji tanpa antri di Rumah Sakit, membeli obat, cek laboratorium dan ada update informasi kesehatan. Lengkap banget ya. Teman-teman bisa download aplikasinya di Play Store.

Selain PCR test mungkin teman-teman juga pernah mendengar tes serologi Rapid Test untuk Covid-19. Sebenarnya Rapid Test bukan tes untuk mendiagnosa Covid-19, namun untuk pemeriksaan penyaring atau skrining untuk mendeteksi keberadaan antibodi IgM dan IgG yang dihasilkan tubuh ketika terpapar virus Corona.
Hasil positif pada Rapid Test juga tidak bisa dijadikan penentu bahwa seseorang terinfeksi virus Corona. Hal ini karena antibodi yang terdeteksi bisa saja IgM dan IgG yang dibentuk oleh tubuh karena infeksi virus lain. Ini biasa disebut false possitive/positif palsu.
Disinilah pentingnya melakukan PCR test untuk memastikan hasil Rapid Test. Sampai saat ini PCR test merupakan diagnostik yang dianggap paling akurat untuk memastikan apakah seseorang menderita Covid-19 atau tidak.


Komentar

  1. Sekarang kalau mau PCR test jadi mudah ya mbak... jadi mengurangi antrean pas on the spot juga nih. Kan deg-degkan juga ya kalau ramai terus malah jadi kerumunan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Dengan Halodoc ini memudahkan banget :)

      Hapus
  2. Jadi parno saya tuh dengan kondisi sekarang. Apalagi di ibukota besok mau diberlakukan PSBB lagi. Ini saya sedang sakit kepala dan flu. Wah pikirannya udah kemana aja...
    Padahal kami berada di zona hijau dan tidak kemana mana

    BalasHapus
  3. Kapan ya kita bebas bepergian tanpa test-test an, pengen mudik saya, mau jenguk ortu udah bertahun-tahun nggak pulang hiks.
    Semoga tahun depan pandemi segera berakhir, dan kita bisa bepergian tanpa repot

    BalasHapus
  4. KOta kami akhirnya punya mesin PCR Sendiri Mbak. dan ada target harian untuk tes warga. Semoga corona cepat diaklukkan ya

    BalasHapus
  5. Saya blm pernah test, semoga gak sampai harus test, karna parno juga yaaa
    Pokoknya mah berusaha lah disiplin jlnkan protokol kesehatan. 😆🙏

    BalasHapus
  6. Yups, akupun kangen suasana normal seperti sebelum pandemi menerjang
    Untung Halodoc cepat tanggap ya?
    Menyediakan fasilitas PCR karena selama ini bingung harus kemana

    BalasHapus
  7. Solusi terbaik menghadapi pandemi ini adalah dengan tetap di rumah dan melakukan kegiatan luar ruang HANYA untuk hal² yang sangat penting saja.

    Jikapun harus bepergian jauh dalam waktu lama, melakukan PCR Test adalah keputusan yang bijak demi kepentingan bersama.

    BalasHapus
  8. Suamiku wajib rapid test per dua minggu untuk mengantisipasi kemungkinan terinfeksi. Jadi mesti ke kantor tiap Sabtu dua minggu sekali dan mengikuti prosedur rapit test secara drive thru, hasilnya ditunggu 15 menit keluar.
    Kalau di Halodoc ada pilihannya, bakal lebih mudah pastinya...karena kalau ke kantor mesti jauh perginya

    BalasHapus
  9. Di kantorku baru akan diswab test bulan ini semoga hasilnya baik semua ya biar nggak nambah kekhawatiran aamiin

    BalasHapus
  10. Memang tes ini dianggap lebih akurat dari rapid test, namun biayanya juga lebih mahal, ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

GiveAway Nyam Nyam

Bismilahiromanhirohim.. Memberanikan diri menggelar GiveAway kecil2an bertepatan di hari ulang tahunku yang kee.. kasih tahu gak yaa.. #kumat lebayy haha.. Berhubung aku suka masak kali ini temanya yang berhubungan sama makanan. Syaratnya gampang banget.. 1. Cewek ato cowok boleh ikutan di GA ini. 2. Bikin postingan tentang pengalaman memasakmu yang seru & berkesan. Boleh berkesan karena berhasil ato karena gagal hehe.. 3. Panjang  postingan bebas. Disertakan foto lebih seru & mengundang selera..hhmm.. 4. Tidak menggunakan bahasa alay & tidak mengandung SARA. 5. Dibawah postingan tuliskan "Tulisan ini diikutsertakan dalam "GiveAway Nyam Nyam Enny Mamito" ( link hidup ).

Review Drama Jepang Meet Me After School: Kisah Cinta yang Manis, Rumit, dan Menghangatkan Hati

Mana, nih suaranya penggemar Drama Jepang?  Sudah nonton Meet Me After School? Beberapa hari lalu aku baru menyelesaikan JDrama yang tayang tahun 2018 ini. Walaupun bukan drama baru, tapi Meet Me After School masih asyik untuk ditonton. Meet Me After School atau Chugakusei Nikki adalah salah satu drama yang sempat ramai dibicarakan karena mengangkat tema cinta terlarang antara guru dan murid, namun dikemas dengan cara yang lembut, emosional, dan jauh dari kesan sensasional.  Drama ini menghadirkan perjalanan cinta yang tumbuh perlahan, penuh dilema, tapi tetap hangat di hati. Kalau teman-teman suka drama romantis yang emosinya halus, visualnya cantik, dan punya karakter yang kuat, drama ini wajib masuk daftar tontonan. Cinta yang Tidak Seharusnya, Tapi Sulit Dihindari Meet Me After School bercerita tentang Hijiri Suenaga (Arimura Kasumi), guru baru yang penuh semangat, dan muridnya, Akira Kurosawa (Kenshi Okada), siswa yang pendiam, keras kepala namun sangat peka perasaan . ...

Berbeda Jumlah Tanda Tanya, ternyata Beda Makna

credit:pngtree Beberapa waktu lalu  viral di media sosial cerita seorang perempuan yang ditegur atasannya karena sebuah pesan yang dikirimnya via WhatsApp. Dalam pesannya itu, dia menuliskan tanda tanya sebanyak dua kali pada satu kalimat. "Ini dibuat desain atapnya juga kah pak atau bagaimana ya??" tanya perempuan tersebut dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial. Kemudian atasannya membalas pesan perempuan itu dengan menulis, "Kalau tanya, '?' cukup sekali aja ya, kalau 2x '??' nanti konteks atau konotasinya bisa berbeda.” Postingan pada akun instagram @folkative itu menuai beragam tanggapan dari netizen dan disukai oleh lebih dari 460.000 orang. Ada banyak netizen yang baru mengetahui bahwa jumlah tanda tanya memiliki arti yang berbeda-beda dan menanggapi postif postingan tersebut, karena mengedukasi dan memberikan pengetahuan. Tapi banyak juga netizen yang menanggapi dengan candaan karena memang sampai saat ini belum ada pakem yang mengatur...

Bahaya Petasan dan Kembang Api

Ada yang suka bermain petasan dan kembang api ? Di bulan ramadhan seperti ini petasan dan kembang api laris manis di pasaran. Banyak anak kecil dan bahkan orang dewasa suka banget main petasan. Walau sebenarnya aku juga gak ngerti hubungan petasan dan bulan ramadhan tu apa sih ?. Bahkan fungsi petasan apa ya selain bikin kaget dan bikin sakit telinga ? Lucu juga kalo liat anak-anak kecil pada main petasan habis dinyalain, dilempar dan telinganya ditutup, terus ngapain juga nyalain petasan kalo telinganya ditutup hehehe... Setahun yang lalu Zidan masih suka beli petasan gasing dan kembang api. Walau aku melarangnya tapi kadang rasa iba melihat anak merengek jadi kubeliin asal gak banyak. Tapi seiring berjalannya waktu Zidan makin ngerti kalo petasan dan kembang api itu berbahaya. Karena dia juga sering melihat berita di tv akhir-akhir ini tentang bahaya petasan dan bahkan kembang api yang kayaknya aman-aman aja. Aku miris sekali melihat sebuah berita tentang seorang balita di kria...

Kerupuk Tersanjung

Waktu aku tinggal di Tulungagung dulu, aku sering beli "Kerupuk Tersanjung" di warung langganan. Untuk teman makan atau cuma buat cemilan aja. Rasanya gurih manis, bentuknya juga imut dengan pinggiran warna-warni. Harga kerupuk mentah Tersanjung ini juga murah meriah, lho. Biasanya aku beli 1/4 kg hanya dua ribu lima ratus rupiah aja. Itu juga udah dapat banyaak banget.   penampakan kerupuk tersanjung mentah