Langsung ke konten utama

10 Curhatan Kepada Teman Pria yang Harus Dihindari

credit: CaraBaruQ

Beberapa waktu lalu ada temen nanyain aku kalau misal lagi ada masalah sama suami curhat sama siapa? Karena pasti dong namanya orang berumah tangga kadang ada masalah. Entah itu soal keuangan atau beda pendapat sama suami. Itu hal yang wajar, kok.
Kalau aku setiap ada masalah curhat ke suami. Masalah apa pun itu. Entah soal ekonomi, kesel sama teman atau pun beda pendapat sama suami. Kesel sama suami ya ngomong aja langsung, gak suka begini atau begitu. Gak sempet ngobrol langsung sama suami atau gengsi? Ya via chat aja, hihihi..
Kalau aku begitu. Apa-apa bilang ke suami. Pikirku daripada masalah sampai 'keluar rumah' mending langsung diobrolin langsung aja ke suami.

Mau curhat ke temen? Boleh aja, tapi pastikan aman dan terpercaya alias gak ember. Bayangin kalau temen tempat curhat itu ember banget, lha yang kita curhatin bisa sampai kemana-mana dong.
Apalagi kalau ngomongin soal kekurangan atau sifat buruk suami sendiri, aduh jangan deh. Aib suami itu juga aib istri. Simpan rapat-rapat jangan sampai keluar. Tapi kalau KDRT laporin langsung ke polisi aja ya *duh amit-amiitt..
Dan jangan curhat keteman lawan jenis apalagi sama mantan. Wah bahaya ini!

Masak curhat sama teman gak boleh, sih? Boleh, Kak...
Namun gak semua masalah boleh diomongin ke luar. Ada beberapa hal yang harus ditutup rapat-rapat. Apalagi jika teman berlainan jenis.
Berikut 'tema' curhatan yang harus dihindari;

1. Mengritik suami
Kalau menurutku sih mengritik suami mending diomongon lansung biar suami ngerti mana yang kita kurang suka supaya dia bisa memperbaiki diri. Saat kita ngomongin kekurangan suami di depan orang lain juga gak akan memecahkan masalah. Malah orang yang tadinya gak tahu jadi tahu. Kasihan suami juga kalau kekurangan atau keburukannya diumbar.
Dan itu salah bentuk kita menghargai suami. lho.

2. Seluk Beluk Rumah Tangga
Saat ada masalah seputar rumah tangga hal yang tepat adalah membicarakan baik-baik dengan suami. Bukan pada orang lain. Jika memang butuh banget nasehat pernikahan, sebaiknya datang langsung pada ahlinya. Yaitu psikolog atau konselor pernikahan.

3. Kehidupan Seksual
Kalau misal ada kekurangan atau hal apa aja yang berkaitan dengan urusan ranjang, lebih baik langsung bicarakan dengan suami. Bayangkan gimana perasaan suami kalau misal istrinya membicarakan urusan ranjang dengan orang lain. Apalagi teman lawan jenis.

4. Rahasia Pribadi
Jika istri punya masalah, kebiasaan tertentu atau hal apa pun seharusnya suami menjadi tempat paling aman untuk bercerita.
Karena dalam pernikahan suami adalah satu-satunya belahan jiwa yang tahu segala sesuatu tentang kehidupan pribadi istri. Jadi jaga hati suami dengan mmbuatnya spesial dengan membiarkan ia yang paling mengetahui  segala sesuatu tentang istrinya.

5. Bertengkar dengan suami
Dalam berumah tangga cek cok itu biasa terjadi. Tapi jangan curhat dengan teman pria kalau lagi berantem sama suami. Pastinya teman pria tersebut ingin membuat nyaman dan gak stres lagi. Waspadai tahap ini karena hal ini rentan membuat batasan pergaulan dengan pria lain jadi bias.

6. Panggilan sayang
Hanya suami dan anak-anak yang berhak mendapat panggilan sayang dari istrinya. Jadi gak wajar dong jika teman pria mendapatkan panggilan "cinta, say" dan panggilan khusus lainnya.

7. Membanding-bandingkan
Untuk menjaga hati suami sebaiknya hindari membanding-bandingkan dengan pria lain. Baik di depan suami maupun di depan teman pria.
Bisa bikin sakit hati. lho.

8. Jalan Beduaan
Hindari keluar berdua dengan teman pria. Selain membuat batasan pergaulan jadi makin memudar, hal ini juga bisa bikin suami curiga serta cemburu. Belum lagi kalau ketemu orang lain malah bisa jadi bahan gosip.

9. Memuji teman pria berlebihan
Pujian pada teman berlainan jenis dapat meningkatkan kepercayaan dirinya. Wajar sesekali kita memuji hasi kerja mau pun penampilan teman. Tapi jika terlalu sering memujinya, hati-hati lho.

Orang yang paling berhak atas segala pujian dari istrinya adalah suami sendiri. Sebelum memuji pria lain pikir-pikir dulu, deh. Hari ini sudah memuji suami belum? Trus bagaiman perasaan suami jika tahu istrinya memuji pria lain?
Hal berbahaya tersebut menyangkut fisik tertentu misalkan teman pria lebih tampan, lebih rapi atau lebih wangi.

10. Membicarakan perceraian
Kalau misalkan ingin bercerai, jangan sampai orang lain mengetahui lebih dulu kalau ingin bercerai. Ikut campur tangan orang lain dalam pembahasan perceraian bisa membuat pernikahan menjadi lebih runyam. Terutama jika diketahui oleh suami yang salah paham.

Berteman dengan lawan jenis memang gak masalah, tapi pastikan tahu batasan dan gak melanggar nilai-nilai pernikahan. Yang penting saling terbuka dan menghargai suami :)


Komentar

  1. duh ini mah emang bahasan sensitif ya mba, paling ga suka juga kalau ada yang ngomongin beginian risih hahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mba.. Yang gak sengaja denger jadi risih ya 😅

      Hapus
  2. Kudu berhati-hati ngobrol dengan lawan jenis biar nggak salah paham dan buka aib keluarga. Demikian juga dengan sesama wanita agar tidak ember. Duh, nggak banget kalau menyangkut pasangan.

    BalasHapus
  3. Gak hanya perempuan, laki laki juga dilarang memanggil manggil panggilan yang mesra selain kepada istri. Ya kan mba?

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

GiveAway Nyam Nyam

Bismilahiromanhirohim.. Memberanikan diri menggelar GiveAway kecil2an bertepatan di hari ulang tahunku yang kee.. kasih tahu gak yaa.. #kumat lebayy haha.. Berhubung aku suka masak kali ini temanya yang berhubungan sama makanan. Syaratnya gampang banget.. 1. Cewek ato cowok boleh ikutan di GA ini. 2. Bikin postingan tentang pengalaman memasakmu yang seru & berkesan. Boleh berkesan karena berhasil ato karena gagal hehe.. 3. Panjang  postingan bebas. Disertakan foto lebih seru & mengundang selera..hhmm.. 4. Tidak menggunakan bahasa alay & tidak mengandung SARA. 5. Dibawah postingan tuliskan "Tulisan ini diikutsertakan dalam "GiveAway Nyam Nyam Enny Mamito" ( link hidup ).

Review Drama Jepang Meet Me After School: Kisah Cinta yang Manis, Rumit, dan Menghangatkan Hati

Mana, nih suaranya penggemar Drama Jepang?  Sudah nonton Meet Me After School? Beberapa hari lalu aku baru menyelesaikan JDrama yang tayang tahun 2018 ini. Walaupun bukan drama baru, tapi Meet Me After School masih asyik untuk ditonton. Meet Me After School atau Chugakusei Nikki adalah salah satu drama yang sempat ramai dibicarakan karena mengangkat tema cinta terlarang antara guru dan murid, namun dikemas dengan cara yang lembut, emosional, dan jauh dari kesan sensasional.  Drama ini menghadirkan perjalanan cinta yang tumbuh perlahan, penuh dilema, tapi tetap hangat di hati. Kalau teman-teman suka drama romantis yang emosinya halus, visualnya cantik, dan punya karakter yang kuat, drama ini wajib masuk daftar tontonan. Cinta yang Tidak Seharusnya, Tapi Sulit Dihindari Meet Me After School bercerita tentang Hijiri Suenaga (Arimura Kasumi), guru baru yang penuh semangat, dan muridnya, Akira Kurosawa (Kenshi Okada), siswa yang pendiam, keras kepala namun sangat peka perasaan . ...

Berbeda Jumlah Tanda Tanya, ternyata Beda Makna

credit:pngtree Beberapa waktu lalu  viral di media sosial cerita seorang perempuan yang ditegur atasannya karena sebuah pesan yang dikirimnya via WhatsApp. Dalam pesannya itu, dia menuliskan tanda tanya sebanyak dua kali pada satu kalimat. "Ini dibuat desain atapnya juga kah pak atau bagaimana ya??" tanya perempuan tersebut dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial. Kemudian atasannya membalas pesan perempuan itu dengan menulis, "Kalau tanya, '?' cukup sekali aja ya, kalau 2x '??' nanti konteks atau konotasinya bisa berbeda.” Postingan pada akun instagram @folkative itu menuai beragam tanggapan dari netizen dan disukai oleh lebih dari 460.000 orang. Ada banyak netizen yang baru mengetahui bahwa jumlah tanda tanya memiliki arti yang berbeda-beda dan menanggapi postif postingan tersebut, karena mengedukasi dan memberikan pengetahuan. Tapi banyak juga netizen yang menanggapi dengan candaan karena memang sampai saat ini belum ada pakem yang mengatur...

Bahaya Petasan dan Kembang Api

Ada yang suka bermain petasan dan kembang api ? Di bulan ramadhan seperti ini petasan dan kembang api laris manis di pasaran. Banyak anak kecil dan bahkan orang dewasa suka banget main petasan. Walau sebenarnya aku juga gak ngerti hubungan petasan dan bulan ramadhan tu apa sih ?. Bahkan fungsi petasan apa ya selain bikin kaget dan bikin sakit telinga ? Lucu juga kalo liat anak-anak kecil pada main petasan habis dinyalain, dilempar dan telinganya ditutup, terus ngapain juga nyalain petasan kalo telinganya ditutup hehehe... Setahun yang lalu Zidan masih suka beli petasan gasing dan kembang api. Walau aku melarangnya tapi kadang rasa iba melihat anak merengek jadi kubeliin asal gak banyak. Tapi seiring berjalannya waktu Zidan makin ngerti kalo petasan dan kembang api itu berbahaya. Karena dia juga sering melihat berita di tv akhir-akhir ini tentang bahaya petasan dan bahkan kembang api yang kayaknya aman-aman aja. Aku miris sekali melihat sebuah berita tentang seorang balita di kria...

Kerupuk Tersanjung

Waktu aku tinggal di Tulungagung dulu, aku sering beli "Kerupuk Tersanjung" di warung langganan. Untuk teman makan atau cuma buat cemilan aja. Rasanya gurih manis, bentuknya juga imut dengan pinggiran warna-warni. Harga kerupuk mentah Tersanjung ini juga murah meriah, lho. Biasanya aku beli 1/4 kg hanya dua ribu lima ratus rupiah aja. Itu juga udah dapat banyaak banget.   penampakan kerupuk tersanjung mentah