Langsung ke konten utama

The Chocolate Chance


The Chocolate Chance adalah sebuah film Indonesia bergenre drama romantis yang dibintangi Pamela Bowie, Ricky Harun, Miqdad Addausy, Ferry Salim, Karina Suwandi, Dona Harun, Sheila Dara Isha, dll.
Mungkin teman-teman sudah ada yang nonton film ini ya? Karena film The Chocolate Chance sudah tayang bulan Februari tahun 2017 kemarin.
Kok baru direview sih? Hihihi..telat yaak.. Gak pa-pa lah kan film ini masih bisa ditonton via aplikasi film di android. Saya udah 2 kali lho nonton The Chocolate Chance ;)


Oya kenapa saya pengen review film ini? Karena selain sukses bikin saya baper juga gara-gara The Chocolate Chance saya jadi ngefans sama Ricky Harun (yaelaah emak-emak ngefans Ricky Harun hehehe..)
Saya pernah beberapa kali nonton film dan FTV yang diperankan Ricky Harun, biasanya dia memerankan karakter yang lucu, konyol atau bahkan nyebelin banget. Tapi di Chocolate Chance beda banget. Ricky memerankan karakter yang lebih tenang & dewasa.

Film The Chocolate Chance diangkat dari novel karya Yona Dianika yang sudah diterbitkan di Indonesia dan Malaysia. Film ini merupakan kolaborasi kedua dari sutradara Jay Sukmo dan penulis skenario Johansyah Jumberan.

Dikisahkan seorang anak SMA bernama Orvala Theobroma (Pamela Bowie) yang hidup bersama ayahnya yang bekerja di kafe cokelat dan ibunya yang berjualan donat cokelat.
Orvala bersekolah sambil berjualan donat yang dititipkan di kantin sekolah. Diam-diam ada seorang pria bernama Juno Aswanda (Ricky Harun) yang mengikuti keseharian Orvala hingga mencari tahu di mana keberadaan rumah Orvala.
Suatu ketika, donat Orvala diliput di website sekolah, namun pemberitaan tersebut menyebut ayah Orvala adalah tukang ojek. Tak terima, Orvala protes ke jurnalis kampus, termasuk Juno yang juga salah satu jurnalis di kampus.
Tiga bulan kemudian Juno ingin menyatakan cintanya ke Orvala. Namun karena sesuatu hal niatnya tidak kesampaian, hingga momen ulang tahun Juno.

Di hari ulang tahun Juno, Orvala pun datang namun dikecewakan karena keputusan Juno yang ingin kuliah di Jerman. Tak hanya itu, penderitaan Orvala bertambah karena saat pulang, ia mendapati ayahnya meninggal dunia.
Cerita bergulir hingga tiga tahun setelahnya, saat ibu Orvala membawa poster lomba membuat minuman cokelat. Orvala ikut lomba tersebut dan memenangkannya. Hingga salah satu juri jatuh hati kepada Orvala. Pria tersebut bernama Aruna Handriani (Miqdad Addausy), yang juga sepupu dari Juno.
Aruna mengajak Orvala untuk bergabung ke Fedde Velten Caffe, kafe nuansa Eropa. Juno kembali lagi ke kehidupan Orvala dari situlah ia bingung harus memilih Juno atau Aruna.

Sebenarnya saya sempet sebel sama film ini, kenapa Orvala harus kehilangan orang-orang yang dicintainya berturut-turut. Ayah, ibunya lalu Aruna yang saat itu menjadi kekasih Orvala juga meninggal karena dipukul preman. Saya selalu sebel sama film yang bikin sedih (tuh kan mulai baper hahaha..).
Tapi disisi lain saya suka film The Chocolate Chance happy ending. Juno bisa bersama Orvala lagi. Walau awalnya sempet sebel (lagi). Kenapa coba diawal sebelum berangkat ke Jerman Juno gak langsung mendatangi rumah Orvala. Kan Juno dan Orvala bisa bersatu, haiyyahh kumat deh baper :D


Tapi secara keseluruhan film ini bagus. Saya suka akting Ricky Harun, Pamela Bowie dan Miqdad Addausy. Drama romantis yang bikin gemes hehehe..
Kalau yang belum nonton, coba deh tonton filmnya. Tapi kalau baper jangan salahin saya yaa :D


(sumber foto & video; id.bookmyshow.me, cinema21 & youtube)


Komentar

  1. duh filmnya gemes banget nih, bikin mupeng. Yang main cantik2 ganteng2 juga soalnya dan happy end! *paling penting haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihii..iyaa happy ending itu penting. Biar gak bete nontonnya :D

      Hapus
  2. Semakin kesini Ricky Harun memang merubah image kayanya. Lebih sering mengambil peran-peran yang serius dan kharismatik. Mungkin berhubungan dengan jiwa nya yang lebih mature kali ya hehehe.

    BalasHapus
  3. Aku baru tau film ini, jadi pengin nonton nih, apalagi kan happy ending :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Giveaway Tebak Foto

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamualaikum sahabat blogger.. Di bulan Agustus yang istimewa ini, aku mengggelar giveaway lagi. Kenapa istimewa ? Karena di bulan Agustus ini kita umat islam merayakan hari Raya Idul Fitri, juga di bulan ini aku bertambah umur lagi tambah tuwir hehehe.. Sebenarnya barengan juga sama abangku dan keponakanku cuma beda tanggalnya aja. Giveaway tebak foto ini bisa diikuti siapapun asal berdomisili di Indonesia dan bukan 'anonym' ya.. Caranya gampang banget : - Follow blogku (bisa lewat networkedblogs juga) - Follow twitterku dan share via twitter giveaway ini (untuk follback cukup mention aku ya ). - Klik Like fanpage-ku disini . Nah, tebakannya ada dibawah ini kalau yang diatas tadi modus :D

Review Drama Jepang Meet Me After School: Kisah Cinta yang Manis, Rumit, dan Menghangatkan Hati

Mana, nih suaranya penggemar Drama Jepang?  Sudah nonton Meet Me After School? Beberapa hari lalu aku baru menyelesaikan JDrama yang tayang tahun 2018 ini. Walaupun bukan drama baru, tapi Meet Me After School masih asyik untuk ditonton. Meet Me After School atau Chugakusei Nikki adalah salah satu drama yang sempat ramai dibicarakan karena mengangkat tema cinta terlarang antara guru dan murid, namun dikemas dengan cara yang lembut, emosional, dan jauh dari kesan sensasional.  Drama ini menghadirkan perjalanan cinta yang tumbuh perlahan, penuh dilema, tapi tetap hangat di hati. Kalau teman-teman suka drama romantis yang emosinya halus, visualnya cantik, dan punya karakter yang kuat, drama ini wajib masuk daftar tontonan. Cinta yang Tidak Seharusnya, Tapi Sulit Dihindari Meet Me After School bercerita tentang Hijiri Suenaga (Arimura Kasumi), guru baru yang penuh semangat, dan muridnya, Akira Kurosawa (Kenshi Okada), siswa yang pendiam, keras kepala namun sangat peka perasaan . ...

Berbeda Jumlah Tanda Tanya, ternyata Beda Makna

credit:pngtree Beberapa waktu lalu  viral di media sosial cerita seorang perempuan yang ditegur atasannya karena sebuah pesan yang dikirimnya via WhatsApp. Dalam pesannya itu, dia menuliskan tanda tanya sebanyak dua kali pada satu kalimat. "Ini dibuat desain atapnya juga kah pak atau bagaimana ya??" tanya perempuan tersebut dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial. Kemudian atasannya membalas pesan perempuan itu dengan menulis, "Kalau tanya, '?' cukup sekali aja ya, kalau 2x '??' nanti konteks atau konotasinya bisa berbeda.” Postingan pada akun instagram @folkative itu menuai beragam tanggapan dari netizen dan disukai oleh lebih dari 460.000 orang. Ada banyak netizen yang baru mengetahui bahwa jumlah tanda tanya memiliki arti yang berbeda-beda dan menanggapi postif postingan tersebut, karena mengedukasi dan memberikan pengetahuan. Tapi banyak juga netizen yang menanggapi dengan candaan karena memang sampai saat ini belum ada pakem yang mengatur...

Kerupuk Tersanjung

Waktu aku tinggal di Tulungagung dulu, aku sering beli "Kerupuk Tersanjung" di warung langganan. Untuk teman makan atau cuma buat cemilan aja. Rasanya gurih manis, bentuknya juga imut dengan pinggiran warna-warni. Harga kerupuk mentah Tersanjung ini juga murah meriah, lho. Biasanya aku beli 1/4 kg hanya dua ribu lima ratus rupiah aja. Itu juga udah dapat banyaak banget.   penampakan kerupuk tersanjung mentah

Belanja Obat Lebih Mudah dan Praktis di Apotek Online

Hai teman-teman, selamat hari raya idul fitri. Mohon maaf lahir batin ya. Gimana acara lebarannya? Pasti senang banget ya bisa berkumpul dengan keluarga. Hari Raya Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang sekaligus jadi momentum untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga serta sanak saudara. Kerabat yang dari luar kota bahkan luar pulau berusaha untuk pulang ke kampung halaman bertemu orang tua juga saudara-saudara, Dulu aku merasakan mudik ke rumah orangtua, sekarang sudah gak mudik karena aku tinggal satu kota dengan orang tuaku. Tapi ini tetap gak mengurangi keseruan berlebaran bersama keluarga, lho. Apalagi nih kalau keluarga dari pak suami lebih rame, karena keluarga dari pak suami adalah keluarga besar yang notabene kebanyakan dari luar kota, Jadi sekalinya ketemu bakal sangat seru. Lebaran acara memang full banget, setelah acara silaturahmi di keluargaku, besoknya langsung ke keluarga pak suami, Kemudian ada beberapa acara lingkungan dan reuni sekolah. Ya memang kare...