Cinta dan Bangga Indonesia





Selamat HUT RI yang ke 72 teman-teman!
Tanggal 17 Agustus adalah tanggal yang sangat bersejarah untuk semua rakyat Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Presiden Sukarno dan Wakil Presiden M. Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hari ini adalah waktu yang tepat untuk kembali mengingat dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan. Mungkin klise ya kalau bilang sekarang adalah tugas kita untuk mengisi kemerdekaan dengan terus berkarya sesuai bidang masing-masing. Tapi memang harus begitu kan. Itu sebagai salah satu cara kita untuk menghargai jasa para pahlawan. Kalau gak ada para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan, kita belum merdeka dan masih dijajah Belanda saat ini.

Eh tadi nonton Upacara Bendera di Istana Negara? Ada yang berbeda peringatan tahun ini dibandingkan tahun-tahun yang lalu. Yup, para undangan yang menghadiri upacara termasuk Presiden JokoWidodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenakan baju adat. Dan yang bikin seru ada hadiah sepeda untuk peserta yang menggunakan baju adat terbaik.
Menurut saya ini keren banget. Semua jadi lebih tahu kan kalau pakaian adat di Indonesia khas dan sangat bagus. Ini juga bisa menambah rasa cinta terhadap tanah air. Harus cinta negara sendiri dong, jangan cuma cinta sama pacar aja*eehh..

Pentingnya Sopan Santun pada Anak



Pernah melihat anak kecil sering bicara kasar atau mengumpat? Beberapa kali saya pernah melihat seorang anak mengumpat atau bicara kasar, tapi orang tuanya cuma mesem aja. Bahkan anak itu kadang berlaku kurang sopan pada orang lain. Ortunya masih santai aja dan memang sepertinya sudah biasa terjadi. Kalau dalam bahasa Jawa istilahnya ora duwe unggah ungguh. Kok saya yang gemes pengen negur yak? 

Kalau menurut saya orang tua wajib memberi pengertian pada anak, juga memberi teladan yang baik tentang pentingnya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya mengucapkan permisi, tolong, maaf dan terima kasih pada situasi tertentu. Ini untuk kepentingan anak juga, karena anak akan semakin tumbuh besar dan dia akan terbiasa dengan hal yang biasa ia lakukan sehari-hari. Kalau dia terbiasa bicara kotor dan gak bisa menghargai orang lain itu bisa terbawa sampai dia dewasa. Tetapi sebaliknya jika anak terbiasa sopan dan menghargai orang lain itu yang akan ia bawa sampai dewasa nanti. Saya pernah membaca bahwa anak yang terbiasa bersikap santun juga bisa menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam bersosialisasi.

3 Hal yang Bikin Boros Versi Mamito



Boros identik dengan perempuan gak sih? Yang pasti boros nyambungnya ke soal belanja ya. Seneng pas belanja, mules kalau lihat isi dompet yang kempes gara-gara kebanyakan belanja. Duh berasa curhat kalau ngomongin soal dompet kempes hihiii..
Sebenarnya saya bukan termasuk orang yang suka belanja "pernik-pernik perempuan" sampai kantong jebol. Tapi ada hal lain yang bikin saya "kalap" untuk belanja.
Ini 3 jenis barang yang bisa bikin saya nafsu belanja ;)


Nonton Sinetron Yes or No?


Suka nonton sinetron gak? Kali ini #ObrolanEnnyRoma membahas tentang sinetron Indonesia.
Sinetron identik dengan tontonan emak-emak ya? Eh gak juga sih. Karena saya gak update tentang sinetron Indonesia. Pernah nonton sinetron tapi gak semua sinetron saya tonton. Saya mah lebih suka nonton film kartun daripada sinetron.
Jadi kalau ada teman cerita sinetron A atau B bla bla bla, saya gak ngerti hihihii...
Soal sinetron saya kalah telak sama anak tetangga yang masih TK, dia hapal sinetron Indonesia mulai Ganteng-ganteng Serigala, Anak Jalanan atau apa lagi saya gak tahu judulnya.



Persamaan dalam Perbedaan

Tanggal 1 Juni lalu diperingati sebagai hari lahir Pancasila dan dicanangkan sebagai Pekan Pancasila. Masih ingat kan teman-teman ada yang mengganti foto profil bertuliskan Saya Indonesia Saya Pancasila! Seperti foto saya di bawah ini. 
Iyes saya juga mengganti foto profil saya di Facebook dan Twitter sebagai salah satu bentuk dukungan saya terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Lebay? Gak. Karena memang saya lahir dan tinggal di Indonesia, dan memang cuma Pancasila yang cocok sebagai dasar negara di Indonesia yang mempunyai keragaman budaya, agama, suku dll.