Jenis Olahraga untuk Diabetes dan Waktu Terbaiknya



Penderita diabetes itu harus olahraga, tapi juga harus hati-hati. Soalnya, aktivitas olahraga memang memberikan banyak manfaat baik untuk tubuh. Meski demikian, kalau melakukannya kurang sesuai juga bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan. 


Penting nggak sih olahraga untuk penderita diabetes? 

Jawabannya penting banget, ya. Sebab, melansir laman National Institute of Health, diabetes melitus itu merupakan masalah kesehatan yang memicu komplikasi yang menyerang pembuluh darah besar dan kecil dalam tubuh.

Sementara itu, dengan diabetesi rutin melakukan olahraga maka bisa banget nih mengurangi risiko kardiovaskular dan mortalitas, mendukung pengelolaan berat badan, dan meningkatkan kontrol glikemik.

Nah, bagaimana sih olahraga untuk diabetes? Artikel ini akan menunjukan berbagai jenis olahraga yang bisa kamu lakukan. Selain itu, juga waktu terbaik melakukannya, hal-hal yang dilarang serta yang mendukungnya. Yuk, simak di bawah ini! 


Olahraga untuk Penderita Diabetes
 
1. Jalan Kaki 

Jalan kaki merupakan olahraga yang paling mudah, murah, dan aman untuk dilakukan. Kamu bisa memulai dengan berjalan selama 30 menit setiap hari atau minimal 150 menit per minggu. Jalan kaki setelah makan juga dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah konsumsi makanan.


2. Bersepeda 

Bersepeda termasuk latihan aerobik yang membantu meningkatkan kesehatan jantung sekaligus membakar kalori. Olahraga ini juga relatif aman bagi penderita diabetes karena tidak memberikan tekanan berlebih pada sendi.


3. Berenang 

Berenang menjadi pilihan yang baik terutama bagi penderita diabetes yang memiliki masalah sendi atau obesitas. Aktivitas ini melatih hampir seluruh otot tubuh tanpa memberikan beban berat pada lutut maupun pergelangan kaki. 

 
4. Senam atau Aerobik Ringan 

Senam ringan dapat membantu meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga berat badan, serta memperbaiki kontrol gula darah. Pilih gerakan yang sesuai dengan kondisi fisik dan kemampuan tubuhmu. 


5. Latihan Kekuatan atau Beban

Latihan menggunakan resistance band, dumbbell ringan, atau berat badan sendiri dapat membantu meningkatkan massa otot. Semakin banyak massa otot yang dimiliki, semakin efektif tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi. 


Itulah 5 jenis olahraga yang bisa diabetesi lakukan, baik siang hari maupun malam hari. Memilih salah satu atau beberapa olahraga akan memberikanmu hasil yang maksimal, terutama jika dilakukan secara konsisten. 


Waktu Olahraga untuk Penderita Diabetes
 
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah kapan waktu olahraga untuk penderita diabetes yang paling baik? 

Secara umum, waktu terbaik berolahraga adalah sekitar 1–3 jam setelah makan. Pada periode ini, kadar gula darah biasanya sedang meningkat sehingga tubuh dapat memanfaatkannya sebagai sumber energi selama aktivitas fisik seperti berolahraga.

Nah, beberapa manfaat melakukan olahraga pada waktu yang telah direkomendasikan, misalnya setelah makan antara lain:

• Membantu mengurangi lonjakan gula darah.
• Menurunkan kadar gula darah pascamakan 
• Mengurangi risiko hiperglikemia.

Namun, waktu olahraga yang paling efektif tetaplah waktu yang dapat kamu lakukan secara konsisten setiap hari. 

Jika kamu menggunakan insulin atau obat penurun gula darah tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan jadwal olahraga yang paling aman untuk mencegah hipoglikemia. 

 
Adakah Olahraga yang Dilarang untuk Penderita Diabetes?
 
Pada dasarnya, tidak ada olahraga yang sepenuhnya dilarang untuk penderita diabetes. Namun, beberapa aktivitas perlu dilakukan dengan hati-hati atau memerlukan persetujuan dokter terlebih dahulu.

Berikut beberapa jenis olahraga yang harus kamu waspadai sebagai penderita diabetes: 


1. Olahraga Intensitas Sangat Tinggi 

Latihan yang terlalu berat seperti angkat beban berat dapat menyebabkan lonjakan hormon stres. Hal ini justru meningkatkan kadar gula darah pada sebagian orang. Akibatnya, bisa terjadi lonjakan gula darah yang bisa membahayakan tubuh. 


2. Aktivitas Berisiko Cedera Tinggi 

Olahraga kontak fisik atau aktivitas ekstrem seperti bela diri atau panjat tebing dapat meningkatkan risiko cedera. Bagi penderita diabetes, terutama yang sudah mengalami komplikasi saraf atau gangguan keseimbangan, olahraga ini sangat tidak direkomendasikan.

 
3. Aktivitas yang Membebani Kaki Berlebihan 

Penderita diabetes yang mengalami neuropati diabetik perlu berhati-hati terhadap olahraga yang memberikan tekanan berlebih pada kaki. Alasannya karena berisiko menyebabkan luka yang sulit sembuh. 


4. Latihan Berat Saat Gula Darah Tidak Stabil 

Jika kadar gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, sebaiknya tunda olahraga hingga kondisi kembali stabil. Selanjutnya, diabetesi bisa nih melakukan beberapa langkah berikut agar lebih aman: 

• Periksa gula darah sebelum dan sesudah olahraga.
• Gunakan alas kaki yang nyaman.
• Siapkan air minum yang cukup.

Hentikan olahraga jika muncul pusing, gemetar, atau sesak napas.


Selain Olahraga, Pastikan Gula Darah Seimbang dengan Minum Susu Almond Rendah Gula




Olahraga memang berperan penting dalam membantu mengontrol diabetes. Namun, hasil yang optimal juga perlu didukung dengan pola makan sehat dan pemilihan minuman yang tepat. 

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah susu almond rendah gula. Dibandingkan susu dengan kandungan gula tinggi, susu almond umumnya memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah sehingga dapat menjadi alternatif bagi kamu yang sedang menjaga kadar gula darah. 

Selain itu, susu almond seperti You & Milk Diabalance juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin E yang dikenal sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Bahkan, dilengkapi juga dengan isomaltulosa dan multigrain dengan indeks glikemik yang rendah. 

Oleh karenanya, mengonsumsi susu almond You & Milk Diabalance sangat baik untuk: 

• Menjaga gula darah tetap stabil. 
• Membantu mencegah dan mengelola diabetes. 
• Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. 

Jadi, selain diabetesi rutin melakukan olahraga, mendukung gaya hidup sehat dengan mengonsumsi susu sehat keluarga You and Milk sangatlah direkomendasikan. 
Yuk, #SegelasYou&MilkDulu setiap hari untuk dukung kesehatan tubuh harianmu!







0 comments

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.