Langsung ke konten utama

5 Cara Bijak Menghadapi Orang Toxic


Pernah bertemu dengan orang yang toxic? Mungkin di lingkungan kerja, pertemanan, atau bahkan keluarga ada orang yang negatif vibes. Kalau ketemu bisa bikin kita jadi kesel, gak nyaman atau bahkan jadi emosi.

Menghadapi orang toxic tidaklah mudah. Tak hanya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, tapi juga bisa menguras energi kita.
Orang toxic vibes-nya juga bisa menular. Kita yang awalnya biasa aja atau bahkan lagi happy eh begitu berinteraksi sama orang toxic ini jadi bete banget, capek atau sampai pengen marah-marah terus.

Orang-orang toxic biasanya mempunyai ciri-ciri antara lain;  sikapnya manipulatif, penuh dengan drama, sering menyalahkan orang lain, merendahkan orang lain, sering ngomongin orang, pokoknya negatif vibes banget, deh.

Menurut Amin, Wajdi, dan Syukri dalam Perilaku Komunikasi Toxic Friendship (Studi terhadap Mahasiswa Fisip Universitas Muhammadiyah Makassar) menjelaskan bahwa perilaku toxic umumnya cenderung merugikan orang-orang di sekitarnya.

Sedangkan di dalam Islam, menjauhi orang yang toxic (berperilaku negatif dan merugikan) sangat dianjurkan. Karena Islam menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan pertemanan yang positif untuk pertumbuhan spiritual dan moral.

Jadi kalau di lingkar pertemanan atau lingkunganmu ada yang toxic, segera ambil langkah untuk menjauh. Karena berada di lingkungan toxic tak hanya bisa bikin tak nyaman saja, namun bisa membuat stress dan menimbulkan konflik.

Lalu bagaimana cara yang bijak untuk menghadapi orang-orang tersebut?

Berikut ini beberapa cara menghadapi orang toxic:

1. Memprioritaskan Kenyamanan Diri Sendiri

Salah satu cara menjauhi orang toxic adalah memprioritaskan kenyamanan diri kita sendiri. Kita perlu meningkatkan kesadaran bahwa ketenangan diri sendiri adalah hal yang sangat penting. 

Seperti yang disampaikan oleh Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, cara menghadapi toxic people adalah menyadari bahwa kenyamanan dan ketenangan diri kita adalah nomor satu.

2. Berlatih Berkata Tidak

Cara menjauhi orang toxic berikutnya adalah dengan berlatih untuk berkata tidak. Karena orang toxic terbiasa memprovokasi dan bertindak manipulatif. Dirinya juga tak segan untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu. Jadi jika kita merasa tidak nyaman dan ingin lebih tenang, sebaiknya berlatih untuk berkata "tidak"!

3. Menetapkan Batasan Diri

Cara menjauhi orang toxic lainnya adalah menetapkan batasan diri untuk berinteraksi dengan orang toxic. Hal ini berfungsi untuk mengurangi dampak sikap toxic yang dilakukan oleh orang lain.

Batasi interaksi Batasi keberadaan kita di sekitar orang toxic. Hndari keterlibatan dalam drama yang diciptakan orang tersebut.
Buatlah batasan yang jelas dan tegas, Tetaplah konsisten dalam menegakkan batasan.

4. Meyakinkan pada Diri Sendiri Jika itu Bukan Salah Diri Kita

Cara menjauhi orang toxic selanjutnya adalah meyakinkan kepada diri sendiri bahwa suatu masalah yang terjadi bukan salah kita. 
Karena orang toxic suka memutarbalikkan fakta dan menuduh orang lain terkait kesalahan yang sebetulnya tidak kita lakukan.

Untuk mengatasi hal tersebut, yakinkan pada diri sendiri bahwa tindakan yang mereka lakukan tidak berhubungan dengan kita.

5. Mencari Lingkungan yang Sehat

Cara menjauhi orang toxic yang terakhir adalah dengan mencari lingkungan yang baik dan membangun hubungan sehat bersama orang lain. Cara ini berfungsi untuk menghindari pengaruh negatif dari orang-orang toxic.

Di sisi lain, kita juga perlu mengurangi interaksi dan memberikan jarak dengan orang toxic. Dengan begitu kita dapat terhindar dari pengaruh buruknya.

Dengan menjauhi orang-orang toxic hidup menjadi lebih tenang dan kesehatan mental terjaga. 
Jangan pernah menganggap menjauhi seseorang yang toxic sebagai hal jahat. Justru hal ini merupakan ekspresi rasa sayang terhadap diri kita sendiri.

Sadari bahwa kita tidak bisa mengubah seseorang, apalagi jika orang itu sendiri tidak merasa ada yang perlu diubah dari dirinya.
Sayangi diri kita sendiri dengan keluar dari lingkaran orang toxic.




Sumber: Halodoc, IDNTimes, Kompasiana, Kumparan

Komentar

  1. Bertemu orang toxic memang nggak ada kata lain selain run. Mau dibaikin kayak apa orang toxic emang semenyebalkan itu... 😂

    BalasHapus
  2. Iya harus berani tegas sama orang toxic. Tapi, saya pribadi, kalau udah memilih menjauh berarti udah males banget berhubungan dengan orang yang toxic

    BalasHapus
  3. Berani berkata tidak adalah koentji ya mbak. Soalnya kalau ga ditegasin, si toxic suka ga sadar perilakunya tuh merugikan orang lain dan kadang lingkungan jg.

    BalasHapus
  4. "Sedangkan di dalam Islam, menjauhi orang yang toxic (berperilaku negatif dan merugikan) sangat dianjurkan. Karena Islam menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan pertemanan yang positif untuk pertumbuhan spiritual dan moral." Agama pun sudah menganjurkan ya Mbak. Jadi tak ada alasan bagi kita untuk menjauhkan diri dari orang maupun lingkungan toxic tersebut.

    Jangan segan untuk bersikap agar kesehatan mental kita tetap terjaga. Apalagi untuk orang yang sudah seumuran saya. Hidup harus lebih fokus pada bagaimana menjadi lebih baik dengan rangkaian ibadah dan lingkungan yang memberi manfaat.

    BalasHapus
  5. Memang harus cari lingkungan yang lebih sehat, karena berpengaruh ke psikis dan fisik. Ketimbang bertahan malah jadinya senewen dan bikin esmossiih jiwa ya kak En

    BalasHapus
  6. jalan terbaik ya sudah pasti dihindari. ntah itu di lingkungan kerja, pertemanan, kehidupan sehari2 atau bahkan pasangan sekalipun. tipe orang yang begitu hanya menguras energi dan waktu saja

    BalasHapus
  7. Berlatih berkata Tidak, ini yang masih terus saya usahakan mbak, dididik sebagai anak Jawa yang sering merasa tak enak kalau menolak, membuat berkata tidak tuh susah banget.

    BalasHapus
  8. Yang harus usaha extra itu menghadapi orang toxic dari lingkup keluarga sendiri, mau menjauh sejauhnya, ada masanya kudu berinteraksi dengan mereka, mempersiapkan diri dan batasan diri harus banget ya biar nggak capek sendiri.

    BalasHapus
  9. Menghadapi lingkungan atau orang-orang yg toxic  memang tidak begitu mudah. Itu sebab mesti bisa bijak utk menghadapinya dan juga melakukan ragam cara yg pas agar perilaku mereka tidak mempengaruhi kegiatan atau bahkan mood kita

    BalasHapus
  10. Beruntung ilmu psikologi berkembang sangat cepat
    Sehingga kita tahu bagaimana harus bersikap ketika menghadapi orang toxic
    Capek banget emang menghadapi mereka
    Karena itu harus berani bilang tidak, walaupun sulit.

    BalasHapus
  11. molly lebih ke arah nomor 2 dan 3. orang toxic ga usah diladenin. bikin sebal aja nanggepin mereka

    BalasHapus
  12. Bener banget mbak, menjaga jarak aman dengan orang toxic tentu lebih baik demi menjaga kewarasan karena orang toxic memang kebanyakan playing victim, sih mbak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :)
Jangan lupa tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan. Semua komentar yang masuk dimoderasi, komentar spam dan link hidup tidak akan ditampilkan.
Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Giveaway Tebak Foto

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamualaikum sahabat blogger.. Di bulan Agustus yang istimewa ini, aku mengggelar giveaway lagi. Kenapa istimewa ? Karena di bulan Agustus ini kita umat islam merayakan hari Raya Idul Fitri, juga di bulan ini aku bertambah umur lagi tambah tuwir hehehe.. Sebenarnya barengan juga sama abangku dan keponakanku cuma beda tanggalnya aja. Giveaway tebak foto ini bisa diikuti siapapun asal berdomisili di Indonesia dan bukan 'anonym' ya.. Caranya gampang banget : - Follow blogku (bisa lewat networkedblogs juga) - Follow twitterku dan share via twitter giveaway ini (untuk follback cukup mention aku ya ). - Klik Like fanpage-ku disini . Nah, tebakannya ada dibawah ini kalau yang diatas tadi modus :D

GiveAway Nyam Nyam

Bismilahiromanhirohim.. Memberanikan diri menggelar GiveAway kecil2an bertepatan di hari ulang tahunku yang kee.. kasih tahu gak yaa.. #kumat lebayy haha.. Berhubung aku suka masak kali ini temanya yang berhubungan sama makanan. Syaratnya gampang banget.. 1. Cewek ato cowok boleh ikutan di GA ini. 2. Bikin postingan tentang pengalaman memasakmu yang seru & berkesan. Boleh berkesan karena berhasil ato karena gagal hehe.. 3. Panjang  postingan bebas. Disertakan foto lebih seru & mengundang selera..hhmm.. 4. Tidak menggunakan bahasa alay & tidak mengandung SARA. 5. Dibawah postingan tuliskan "Tulisan ini diikutsertakan dalam "GiveAway Nyam Nyam Enny Mamito" ( link hidup ).

2nd Giveaway Enny Mamito

Assalamualaikum sahabat blogger, Untuk kedua kalinya aku bikin Giveaway dalam rangka 3 tahun aku ngeblog di blogspot. Sebenarnya Maret kemarin tepat 3 tahun aku ngeblog, tapi karena lagi sok sibuk, jadi tertunda sampai sekarang. Buat sahabat blogger yang mau ikutan, caranya gampang banget : - tentu saja sahabat harus punya blog ya.. - follow blog Pelangiku. Boleh juga via Networked Blogs (gak wajib follow). - buat yang punya akun twitter follow twitterku @enny_bundazidan (gak wajib). - klik Like fanpage Enny Mamito di facebook (gak wajib juga ^_^ ) - buat sebuah postingan pendek (panjang juga boleh) tentang blogku ini. Tulisan berisi postingan favorit di blog ini dan alasannya. Juga jangan lupa saran & kritik untuk kemajuan blog ini yaa.. - alamat peserta/pemenang harus alamat di Indonesia (untuk pengiriman hadiah). - pasang banner 2nd Giveaway Enny Mamito di akhir postingan dan tulisan Yuuk ikutan 2nd Giveaway Enny Mamito , link diarahkan ke postingan ini.

Review Drama Jepang Meet Me After School: Kisah Cinta yang Manis, Rumit, dan Menghangatkan Hati

Mana, nih suaranya penggemar Drama Jepang?  Sudah nonton Meet Me After School? Beberapa hari lalu aku baru menyelesaikan JDrama yang tayang tahun 2018 ini. Walaupun bukan drama baru, tapi Meet Me After School masih asyik untuk ditonton. Meet Me After School atau Chugakusei Nikki adalah salah satu drama yang sempat ramai dibicarakan karena mengangkat tema cinta terlarang antara guru dan murid, namun dikemas dengan cara yang lembut, emosional, dan jauh dari kesan sensasional.  Drama ini menghadirkan perjalanan cinta yang tumbuh perlahan, penuh dilema, tapi tetap hangat di hati. Kalau teman-teman suka drama romantis yang emosinya halus, visualnya cantik, dan punya karakter yang kuat, drama ini wajib masuk daftar tontonan. Cinta yang Tidak Seharusnya, Tapi Sulit Dihindari Meet Me After School bercerita tentang Hijiri Suenaga (Arimura Kasumi), guru baru yang penuh semangat, dan muridnya, Akira Kurosawa (Kenshi Okada), siswa yang pendiam, keras kepala namun sangat peka perasaan . ...

Berbeda Jumlah Tanda Tanya, ternyata Beda Makna

credit:pngtree Beberapa waktu lalu  viral di media sosial cerita seorang perempuan yang ditegur atasannya karena sebuah pesan yang dikirimnya via WhatsApp. Dalam pesannya itu, dia menuliskan tanda tanya sebanyak dua kali pada satu kalimat. "Ini dibuat desain atapnya juga kah pak atau bagaimana ya??" tanya perempuan tersebut dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial. Kemudian atasannya membalas pesan perempuan itu dengan menulis, "Kalau tanya, '?' cukup sekali aja ya, kalau 2x '??' nanti konteks atau konotasinya bisa berbeda.” Postingan pada akun instagram @folkative itu menuai beragam tanggapan dari netizen dan disukai oleh lebih dari 460.000 orang. Ada banyak netizen yang baru mengetahui bahwa jumlah tanda tanya memiliki arti yang berbeda-beda dan menanggapi postif postingan tersebut, karena mengedukasi dan memberikan pengetahuan. Tapi banyak juga netizen yang menanggapi dengan candaan karena memang sampai saat ini belum ada pakem yang mengatur...